Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Februari 2011

Kampung Naga


Kampung Naga merupakan suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya. Hal ini terlihat jelas pada suatu tatanan yang dikondisikan dalam suasana kesahajaan dan kearifan  tradisional yang lekat dalam kehidupan masyarakatnya. Kampung Naga secara administratif terletak di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat. Lokasi Kampung Naga tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Jarak tempuh dari kota Tasikmalaya ke Kampung Naga ± 30 kilometer, sedangkan dari kota Garut jaraknya ± 26 kilometer. Untuk menuju Kampung Naga dari arah jalan raya Garut-Tasikmalaya harus menuruni 360 anak tangga sampai ketepi sungai Ciwulan dengan kemiringan sekitar 45 derajat dengan jarak kira-kira 500 meter. Kemudian, melalui jalan setapak menyusuri sungai Ciwulan sampai pada akhirnya masuk kedalam wilayah Kampung Naga.
Menurut sejarah, asal usul Kampung Naga memiliki dua versi. Pertama, leluhur mereka adalah pasukan Mataram pada masa

Sabtu, 29 Januari 2011

Desa Adat Bulukumba


KAMPUNG ADAT KABUPATEN BULUKUMBA
SUKU KAJANG

Bulukumba adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang menyimpan keanekaragaman daya tarik alam dan budaya yang di Kecamatan Kajang, sekitar 56 Km dari kota Bulukumba. Kajang : Potret Suku Terasing di Kabupaten Bulukumba "Suara alam adalah suara Tuhan" merupakan pedoman warga Suku Kajang yang tinggal di pedalaman Bulukumba, Sulawesi Selatan Alam telah menarik energi ini dan mengundangnya ke tempat Latimojong merupakan jenis gunung non volcano yang terletak di Kabupaten Bulukumba Berlayar (Bersih Lingkungan, Alam Yang Ramah).
Kabupaten Bulukumba adalah salah satu Daerah Tingkat II di Bulukumpa, Bontobahari, Bontotiro, Kajang Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu kabupaten Palopo Alam Lestari. Melihat semua itu, perekonomian Bulukumba didominasi sektor Kecamatan Kajang: 10.000,00: Sapi: 65.114,00 Merupakan gerbang penghubung Kabupaten Bulukumba dengan Selayar dengan panorama alam yang ini memiliki kawasan adat Ammatoa Kajang di desa Tana Toa, sekitar 70 km dari Bulukumba. Hidup Selaras dengan Alam sebagai Kosmologi Suku Kajang, Bulukumba, Sulawesi Selatan harapan bagi kelestarian lingkungan alam.

Jumat, 28 Januari 2011

Pengentasan Kemiskinan Melalui PNPM

Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani perjanjian diharapkan membuat laporan MDGs. Pemerintah Indonesia melaksanakannya dibawah koordinasi Bappenas dibantu dengan Kelompok Kerja PBB dan telah menyelesaikan laporan MDG pertamanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan rasa kepemilikan pemerintah Indonesia atas laporan tersebut. Laporan Sasaran Pembangunan Milenium ini menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia yang terkait dengan pencapaian sasaran MDGs, mengukur, dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan, sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk

Sasaran Pembangunan Millenium


Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani perjanjian diharapkan membuat laporan MDGs. Pemerintah Indonesia melaksanakannya dibawah koordinasi Bappenas dibantu dengan Kelompok Kerja PBB dan telah menyelesaikan laporan MDG pertamanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan rasa kepemilikan pemerintah Indonesia atas laporan tersebut. Laporan Sasaran Pembangunan Milenium ini menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia yang terkait dengan pencapaian sasaran MDGs, mengukur, dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan, sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi

Kamis, 27 Januari 2011

Penyusunan Program Pembangunan Daerah

PENYUSUNAN IDIKATOR  BEKERJA
Banyak para ahli dan  perencanaan mengatakan bahwa perencanaan yang baik adalah terukur secara kongkrit sehingga sasaran yang dicapai lebih jelas. Sedangkan perencanaan yang terukur biasanya mempunyai target dan sasaran  secara kuantitatif. Sangat di sadari bahwa sasaran dan target terukur seringkali tidak tepat karena perubahan yang tidak diduga dapat saja terjadi dalam pelaksanaan rencana. Namu demikian perencanaan yang terukur masih tetap dianggap lebih baik karena memliki sasaran yang jelas dan nantinya akan lebih mudah dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana dibandingkan dengan perencanaan yang bersifat kualitatif dan normative.
            Bab ini membahas Teknik Indikator Kinerja( Performance Indikator ), sebagai salah satu metode yang